Selasa, 10 Juni 2008
Bisnis dan Keyakinan
Memulai berbisnis, selain butuh modal dalam bentuk uang, juga memerlukan satu hal penting lain; keyakinan. Kenapa? Jelas karena untuk masuk wilayah abu-abu ini diperlukan perencanaan yang matang dan kesiapan untuk antisipasi atas segala resiko atau kemungkinan2 terburuk nantinya. Nah, bagi mereka yang telah mantap dan yakni 100% dengan usaha bisnisnya, ane acungkan 2 jempol dech.. Y!!!
Kamis, 05 Juni 2008
Kenapa Berbisnis ?
Dalam surat Ash Shaff ayat2 terakhir dikatakan bahwa Allah akan membeli harta dan jiwa kita, yaitu bagi siapa saja yang telah merelakan harta dan jiwanya untuk Dien ini semata.
Yang lain, kebanyak masuk ke dunia bisnis karena memang hobby-nya disana, atau karena warisan genetik dari orang tuanya. Tapi ada juga lho yang terjun ke dunia ini tanpa disengaja, dalam aryian ia menekuni dunia bisnis karena memang 'kepepet' setelah mencoba mnekeuni dunia pekerjaan yang lain, namun belum berhasil juga.
Berbeda halnya bagi mereka yang telah menjadi pekerja, baik dibirokrasi pemerintahan maupun di sektor swasta, mereka menjadi pebisnis lebih banyak disebabkan faktor ke-kurangpuas-an dengan pekerjaan sebelumnya. Atau bisa juga karena menginginkan penghasilan tambahan, sehingga dana anggaran keluarga menjadi semakin aman.
Nah, apa alasan anda memasuki dunia baru ini?
Yang lain, kebanyak masuk ke dunia bisnis karena memang hobby-nya disana, atau karena warisan genetik dari orang tuanya. Tapi ada juga lho yang terjun ke dunia ini tanpa disengaja, dalam aryian ia menekuni dunia bisnis karena memang 'kepepet' setelah mencoba mnekeuni dunia pekerjaan yang lain, namun belum berhasil juga.
Berbeda halnya bagi mereka yang telah menjadi pekerja, baik dibirokrasi pemerintahan maupun di sektor swasta, mereka menjadi pebisnis lebih banyak disebabkan faktor ke-kurangpuas-an dengan pekerjaan sebelumnya. Atau bisa juga karena menginginkan penghasilan tambahan, sehingga dana anggaran keluarga menjadi semakin aman.
Nah, apa alasan anda memasuki dunia baru ini?
Rabu, 04 Juni 2008
Berbisnis dengan Hati
Pada mulanya kita semua adalah tidak ada. Lalu Dia menciptakan kita. Tidak hanya itu saja, tapi dilengkapiNya pula kita dengan kekuatan pendengaran, penglihatan dan hati. Maka tugas kitalah untuk mendaya-gunakan seoptimal mungkin ketiga potensi itu untuk memakmurkan bumi ini.
Saat ini, kehidupan sosial kemasyarakatn kita semakin kompetitif dengan masuknya berbagai cabang bisnis baru dari luar negeri. Persaingan akan semakin ketat. Yang menang adalah mereka yang kreatif, inovatif dan pintar dalam menciptakan ceruk-ceruk pasar baru bagi bangunan bisnisnya. Nah, tinggal kita sekarang, apakah akan ikut bermain didalamnya ataukah tidak?
Namun perlu digaris bawahi disini ialah dalam melakukan bisnis tersebut sudah semestinya kita untuk menggunakan ketiga potensi diatas (pendengaran, penglihatan, dan hati) itu dengan seimbang. Seringnya kita hanya menggunakan kedua potensi yang pertama saja, atau bahkan satu potensi saja, padahal potensi lainnya ketika kita optimalkan, bukan tidak mungkin akan melahirkan satu 'kerajaan' bisnis lagi yang akan memberikan nilai lebih atau kemanfaatan yang besar bagi masyarakat. InsyaAllah... :)
Saat ini, kehidupan sosial kemasyarakatn kita semakin kompetitif dengan masuknya berbagai cabang bisnis baru dari luar negeri. Persaingan akan semakin ketat. Yang menang adalah mereka yang kreatif, inovatif dan pintar dalam menciptakan ceruk-ceruk pasar baru bagi bangunan bisnisnya. Nah, tinggal kita sekarang, apakah akan ikut bermain didalamnya ataukah tidak?
Namun perlu digaris bawahi disini ialah dalam melakukan bisnis tersebut sudah semestinya kita untuk menggunakan ketiga potensi diatas (pendengaran, penglihatan, dan hati) itu dengan seimbang. Seringnya kita hanya menggunakan kedua potensi yang pertama saja, atau bahkan satu potensi saja, padahal potensi lainnya ketika kita optimalkan, bukan tidak mungkin akan melahirkan satu 'kerajaan' bisnis lagi yang akan memberikan nilai lebih atau kemanfaatan yang besar bagi masyarakat. InsyaAllah... :)
Langganan:
Postingan (Atom)